Hari Kejepit

11 03 2013

harpitHari ini bertepatan dengan hari kejepit nasional.  Disebut hari kejepit karena hari ini diapit oleh dua hari libur, kemarin dan besok. Entah istilah dari mana, yang jelas hari kejepit sudah menjadi istilah yang lumrah bagi masyarakat negeri ini. Biasanya saat hari kejepit seperti ini sebagian orang enggan masuk sekolah atau bekerja, “tanggung besok kan sudah libur lagi”, kilahnya.

Saya pun pernah tidak masuk saat hari kejepit, tapi dulu saat saya duduk di bangku Sekolah Dasar. Alasannya ada acara keluarga padahal saya di rumah aja… nakal juga ya saya dulu hahaa… 🙂

Lalu kalo di Indonesia di istilahkan dengan hari kejepit, kalo di luar negeri apa ya, ada yang tahu ?





Cemburu – Gelap Mata – Memutilasi

7 03 2013

Edan, gila, sinting dan banyak lagi kata-kata yang keluar ketika mendengar berita tentang seorang tukang soto yang memutilasi istrinya sendiri dan membuang potongan tubuh tersebut di ruas jalan tol Cikampek.

Sang mutilator (ini istilah saya aja) tega menghabisi nyawa istrinya dengan sebongkah kayu dan memotong (merinding saya nulisnya) bagian tubuh istrinya karena terbakar api cemburu.

Apa ya yang ada di pikiran si suami saat memutilasi istrinya sendiri ? mungkin saat memutilasi dan menyayat kulit jenazah dengan pisau seperti menyuir ayam untuk soto yang dijualnya. Hadeh.. pokonya bagi saya ini sungguh sangat kelewatan, masa karena cemburu dia tega berbuat begitu, apakah dia tidak ingat saat ijab qabul dulu atau ketika melakukan hubungan dengan istrinya ??

Alasannya adalah karena sedang mabuk jadi hilang akal sehatnya bahkan imannya pun lenyap. Whatever, ini sudah sangat kelewat batas. Cemburu boleh tapi tetap harus bijaksana untuk menyelesaikannya apalagi sampai gelap mata begitu, terlebih tidak punya bukti kalau pasangannya berselingkuh. Naúdzubillah..