Dua Balita Asik Shopping

19 12 2012

Kedua anak saya ternyata sudah pandai shopping lho.. monggo dilihat aja langsung videonya gan 🙂

Advertisements




Kapan ya Blackberry berbasis android ?

11 05 2012

ImageSampai saat ini sudah beberapa kali saya mengganti hp (handphone). Seingat saya pertama kalinya saya memiliki hp adalah pada Tahun 2003. Saat itu saya tinggal di asrama ketika masih menjalani kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan dibidang Persandian.  Hp yang pertama saya genggam bermerk Siemens c55 pemberian orang tua, maklum dulu saya masih belum punya penghasilan sendiri sehingga hp masih dikasih berikut kartu perdana yang saat itu masih seharga 250 ribu. Bayangkan sekarang kartu perdana hanya dijual 3 ribu perak, hadeuhh.. 🙂

Kemudian setelah itu saya menggunakan hp nokia n8250, n6610i, Soner k610i, k850, Samsung Corby, Blackberry 8520, 9300 dan saat ini saya menggunakan Samsung Galaxy s5360 yang menggunakan system operasi android.

Sebenarnya setiap hp memiliki kelebihan masing-masing, tetapi menurut saya android memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan Java, Symbian, windows phone atau Blackberry sekalipun. Well… BB (blackberry) memang saat ini menjadi ‘kacang goreng’, banyak orang yang memiliki BB karena kelebihannnya yang dapat melakukan aktivitas chatting dengan fitur BBM (Blackberry Messenger), melakukan push email serta terdapat notification sign yang menarik berupa led yang kelap-kelip sehingga mudah untuk dimonitoring setiap ada notifikasi yang masuk.

ImageTapi sayang, tampilan atau theme serta aplikasi yang terdapat pada BB masih kalah dibandingkan pada hp yang berbasis android. Ada ratusan ribu aplikasi dan game yang dapat diunduh pada google play yang merupakan ‘gudang’nya berbagai aplikasi dan game yang bisa didapat secara gratis atau berbayar. Hp yang berbasis android juga bisa melakukan chat menggunakan whatsapp serta dapat push email jika menggunakan go launcher dan go notification. Tapi sayang ketika ada notifikasi yang masuk hp android tidak dapat seperti BB yang terdapat led dan suara sebagai penanda notifikasi melainkan harus membuka screen terlebih dahulu baru bisa melihat notifikasi yang masuk. Begitulah, ‘tak ada gading yang tak retak, kelebihan dan kekurangan selalu berbanding lurus karena memang seperti itu hukum alamnya. Tetapi jika saja RIM memasukkan android pada produknya maka saya akan tertarik menggunakan BB lagi, tapi kapan ya ???





Selamat Jalan K.H. Zainuddin MZ

8 07 2011

Ketika mendapat informasi bahwa K.H. Zainuddin MZ meninggal dunia saya spontan terdiam seakan tidak percaya dengan kabar tersebut. Saya segera mencari kebenarannya melalui situs berita di internet dan ternyata benar, beliau meninggal karena sakit. Semakin berkurang saja ilmu agama di negeri ini, ya beliau merupakan salah satu da’i dengan kapasitas ilmu yang mumpuni. Bila beliau menyampaikan ceramahnya yang  datang bukan puluhan orang tetapi bisa mencapai ribuan orang.

Saya ingat ketika saya masih kecil beliau pernah memberikan ceramah di lapangan dekat rumah. Dengan gaya yang khas dan kata-kata penuh makna mengalir deras dari lisan beliau seolah menyihir semua orang yang menyaksikan ‘atraksi’ beliau di atas panggung. Sekali-kali beliau menyentil dan menasihati dengan kata-kata, kadang pula memberikan humor segar yang membuat semua orang tersenyum ceria, bethulll ???, memang begitu gaya beliau bahwa menyampaikan tausiyah tidak harus kaku tetapi dengan santun dan kata-kata yang mudah dicerna oleh orang awam sekalipun.

Semoga terlahir kembali manusia-manusia seperi K.H Zainuddin MZ yang mampu menyinari kegelapan dan menghibur hati-hati yang gulana. Selamat jalan Ustadz semoga amal ibadahmu diterima dan dirimu ditempatkan di syurgaNya. Amin





Derita Monyet Peminta-minta

15 06 2011

Semua tentu tahu kan topeng monyet yang sekarang banyak di pinggir-pinggir jalan untuk meminta-minta, sebenarnya monyet tersebut tidak butuh uang tetapi sang pawang yang memanfaatkan si monyet untuk beraksi berdiri dan menari-nari agar mendapat simpati sehingga orang yang ada di kendaraan  merasa terhibur dan memberikan sejumlah uang kepada si monyet. Tapi tahukah dibalik itu semua ada hal yg membuat orang harus berpikir kembali untuk memberikan uang kepada monyet tersebut.

Karena si monyet tidak mengerti uang atau mungkin mengerti tapi tidak mungkin dia jajanin uang diwarung untuk makan dia, melainkan uang yang kita kasih akan masuk kantong sang pawang, lalu si monyet dapat apa ? Monyet hanya menjadi korban yang mendapat perlakuan kasar dari sang pawang, bayangkan saja sebelum monyet tersebut beraksi terlebih dahulu monyet diajarin untuk meminta-minta tapi diajarinnya bukan dengan cara-cara yang manusiawi dan berperikebinatangan melainkan dengan cara-cara yang sangat sadis dan kejam. Agar bisa menuruti keinginan sang pawang monyet dihajar dan dipukul terlebih dahulu sampai monyet merasa ketakutan sehingga menuruti keinginan sang pawang dan akhirnya si monyet dengan terpaksa menjadi peminta-minta dijalanan meskipun itu bukan cita-citanya 🙂 Nah, kalau monyet tiba2 terlihat bermalas-malasan dalam menjalankan aksinya sang pawang tidak segan kembali menghajar monyet tersebut.

Saya melihat sendiri betapa kejamnya sang pawang memperlakukan monyet yang ada dipingir-pinggir jalan, mungkin sepertinya tampak biasa-biasa saja, namun tanpa banyak orang tahu monyet tersebut seperti maling yang ketahuan mencuri dihajar mukanya, ngeriii…

Sebaiknya berpikir kembali untuk memberikan rejeki halal kita kepada monyet yang tidak berdosa yang sebenarnya uang tersebut  akan masuk kantong sang pawang lebih baik uangnya buat sedekah kepada yang lebih membutuhkan.





Benarkah Osama bin Laden Sudah Meninggal ?

3 05 2011

Beberapa hari selang The Royal Wedding pasangan Pangeran William dan Kate Middleton yang berhasil ‘mencuri’ mata warga dunia, kini seantero jagad kembali dikejutkan berita meninggalnya Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin atau yang lebih populer dikenal dengan nama Osama bin Laden di Pakistan oleh pasukan elite Amerika yang dikenal dengan nama SEAL Team (ST) 6, kalo di Indonesia yang terkenal ST12.. 🙂

Kematian yang Misterius
Kematian Obama Osama mengundang segudang pertanyaan dan teka teki, apakah yang meninggal benar-benar Osama bin Laden atau bukan. Maklum, sampai detik ini pihak otoritas Amerika belum memberikan bukti otentik jasad Osama. Amerika justru mengaku telah mengubur jasad osama di laut karena mengklaim tidak ada negara yang mau menerima jasad Osama termasuk Arab Saudi yang merupakan tempat kelahirannya. Pejabat Amerika telah membawa jasad Osama bin Laden dan melakukan prosesi pemakaman dengan cara Islam di dek kapal USS Carl Vinson yang berlayar di Laut Arab bagian utara, nah loh yang memandikan dan yang men-solatkan siapa ya, adakah seorang muslim dikapal tersebut ?

Ada lagi yang menjadi sorotan publik terkait foto kematian Osama bin Laden, sepertinya foto yang memperlihatkan Osama telah meninggal karena tertembak merupakan hasil olah digital. Lalu benarkah OSama telah meninggal ? Wallahu’alam.





Saya Direkrut Jaringan NII

26 04 2011

Akhir-akhir ini sedang marak berita tentang orang hilang yang diduga menjadi korban doktrinasi NII atau yang populer disebut ‘N Sebelas’. Kebanyakan adalah anak muda atau seseorang yang labil sehingga mudah didoktrin.  Sebenarnya saya pun pernah mengalami hal serupa, mendapat doktrin-doktrin dari orang yang baru saya kenal yang saya duga orang tersebut berasal dari kelompok NII.

Proses Perekrutan

Saat itu, sekitar tahun 2002 saya menikmati libur panjang setelah lulus dari SMA untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Suatu hari saya diundang teman-teman saya yang tergabung dalam Alumni Forum Pelajar Muslim se-Bekasi (FPMB) di Masjid Islamic Center Bekasi untuk sekedar silaturahim dan membicarakan organisasi. Saya menunggu kehadiran teman-teman yang lain di pelataran Masjid. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menggunakan pakaian casual, celana jeans dan bertopi mengampiri saya serta berbincang-bincang tentang Islam dengan gaya yang cukup ramah. Meskipun secara fisik orang tersebut tidak menunjukkan perfomance sebagai seorang Ustadz tetapi gaya bicaranya amat fasih, sesekali ia mengeluarkan ayat-ayat dalam Al-Qur’an dan menyitir hadits. Saya pun cukup larut dalam alur pembicaraan yang disampaikannya karena memang ia terlihat sangat menguasai topik perbincangan sehingga sepertinya saya masuk ke dalam ‘perangkap’ kata-kata yang sangat persuasif tersebut. Tidak lama kemudian teman-teman saya mulai berdatangan untuk memulai acara silaturahim dan laki-laki tersebut juga pamit dengan saling bertukar nomor telepon dan ia mengajak saya agar berkunjung ke rumahnya untuk sekedar silaturahim.

Keesokan harinya saya mendapat telepon dari orang yang tidak saya kenal, dan ternyata orang tersebut adalah laki-laki yang bertemu saya di pelataran Masjid kemarin yang mengaku bernama Tanto. Ia mengajak saya untuk main kerumahnya hari itu, kebetulan saya pun tidak memiliki agenda sehingga saya bersedia untuk pergi ke rumahnya di sekitar daerah Jatibening, Bekasi Barat.

Pagi itu saya langsung bersiap-siap untuk berangkat dari rumah menuju Jatibening dengan menggunakan sepeda motor. Saya janjian dengan Mas Tanto di traffic light Sumber Artha. Setelah bertemu di traffic light saya langsung menuju rumahnya yang ternyata hanyalah sebuah rumah kontrakan di sebuah gang sempit.

Doktrin pun dimulai

Setibanya di rumah, saya dipersilakan masuk dan duduk (lesehan) di atas selembar tikar yang telah digelar. Lalu, tidak lama kemudian saya pun disuguhkan minum dari balik tirai/bilik oleh seorang wanita yang saya duga itu adalah istri dari Mas Tanto. Tidak lama berselang saya langsung diberikan semacam pelajaran seputar Islam melalui media whiteboard yang telah disiapkan dan sebuah Al-Qur’an. Disinilah inti dari doktrinasi dimulai, dengan menggunakan potongan-potongan ayat Al-Qur’an Mas Tanto memberikan saya sebuah keyakinan baru tentang ajaran Islam terutama yang saya ingat adalah tentang kedudukan negara Republik Indonesia bagi seorang muslim. Baginya, jika kita tinggal di Indonesia tidaklah diwajibkan menjalankan ibadah shalat karena Indonesia bukanlah negara Islam sehingga perlu mewujudkan negara Islam terlebih dahulu. Benar saja ketika adzan dzuhur berkumandang bukan pergi ke Masjid untuk shalat dzhur berjamaah justru mereka membiarkan suara adzan berlalu begitu saja, padahal saya sudah mengajak mereka untuk shalat berjamaah di Masjid tetapi mereka bilang tidak perlu ke Masjid cukup di rumah saja (bahkan tidak shalat pun bukan menjadi masalah bagi mereka). Disamping itu, saya juga diminta untuk memberikan sejumlah biaya sebagai shadaqoh yang sebenarnya untuk mendukung gerakan mereka. Inilah yang menjadi permasalahan karena seseorang akan mendapatkan uang untuk shadaqoh melalui berbagai macam cara meskipun harus mencuri dan menjual barang-barang berharga yang ada di rumah.

Kejanggalan dan keanehan itu tentu membuat saya mengerutkan dahi. Untung saja sebelumnya saya sudah pernah mempelajari tentang aliran-aliran sesat yang ada di Indonesia melalui sebuah buku karangan Hartono Ahmad Jaiz serta melalui diskusi dengan teman-teman di Rohani Islam ketika sekolah dulu sehingga doktrin-doktrin yang mereka sampaikan hanya masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri 🙂 .

Waktu pun semakin siang dan saya harus kembali pulang ke rumah. Ketika saya hendak pulang saya ditahan untuk tidak pulang terlebih dahulu karena akan ada teman Mas Tanto yang akan datang yang akan memberikan saya pelajaran tentang Islam lagi. Tidak lama kemudian datanglah seorang laki-laki kurus memakai kemeja lengan pendek yang juga memberikan doktrinasi kepada saya sehingga saya tidak dapat pulang. Saya semakin tidak nyaman saat itu dan saya kembali mengajukan diri untuk pulang. Tetapi sebelum pulang mereka menitipkan sebuah pesan pada saya, “kapan-kapan kalau mau belajar tentang Islam lebih dalam lagi nanti saya akan ajak ke markas besar” tutur Mas Tanto. Hah, markas besar apaan tuh maksudnya ?

Akhirnya saya pulang membawa tanda tanya besar, dan ketika saya menceritakan hal ini kepada seorang Ustadz, ia mengatakan bahwa mereka adalah jaringan NII atau N Sebelas yang berusaha merekrut orang-orang khususnya anak-anak muda yang memiliki idealisme serta masih labil untuk diajak masuk kedalam kelompoknya melalui pencucian otak atau doktrinasi.

Masya Allah, ternyata benar dugaan saya bahwa mereka adalah jaringan NII yang disebut-sebut sebagai aliran sesat. Untunglah apa yang mereka katakan tidak saya telan mentah-mentah karena saya telah memiliki amunisi ilmu tentang jaringan tersebut sebelumnya. Hampir setiap hari saya kembali ditelepon untuk datang lagi ke rumah mereka tetapi saya selalu beralasan tidak bisa hingga akhirnya mereka bosan dan tidak lagi-lagi menelepon saya.*





Lahirnya Anak Kedua

25 04 2011

Tanpa terasa saya sudah memiliki dua orang anak, anak kedua saya lahir pada 23 Maret 2011 yang lalu yang diberi nama “Fathiya Jasmine Muhtahar”. Alhamdulillah Allah memberikan seorang anak perempuan sehingga lengkap sudah rumah tangga saya dengan kehadiran sepasang ganda campuran yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Berbeda dengan abangnya yang lahir di Rumah Sakit, anak kedua saya lahir di Bidan karena saya pikir selama kontrol USG di Rumah Sakit tidak ada masalah dengan kandungan istri saya sehingga saya memutuskan untuk menjalani proses melahirkan di Bidan terdekat. Lumayan bisa menghemat dana juga 🙂

Jika melahirkan di Rumah Sakit dengan proses persalinan normal bisa sekitar 4 juta-an, di Bidan  hanya mengeluarkan dana 800 ribu rupiah saja dan itu sudah include biaya persalinan, perawatan selama 3 hari, makan, persalinan, jasa tindik, sunat dan biaya pembuatan akta kelahiran. Sedangkan kalau di Rumah Sakit 4 juta hanya biaya persalinan dan perawatan saja belum termasuk jasa lainnya.

Semoga anak kedua saya mampu menjadi anak shalehah yang dapat menjaga kehormatan diri dan keluarga, taat kepada Allah dan RasulNya, berbakti kepada kedua orang tua dan bermanfaat di hidupnya. Amin