Menjadi Kontraktor

5 06 2008

Saat ini aku tinggal bersama istri tercinta di rumah kontrakan yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalku sebelumnya di Bekasi. Baru kali ini aku menjadi seorang ‘kontraktor’ yang mengontrak rumah untuk tempat tinggal, maklum sebelumnya aku selalu tinggal bersama orang tua jadi belum pernah merasakan hidup sebagai seorang kontraktor. Tapi subhanallah ternyata hidup sebagai seorang kontraktor sangatlah menyenangkan karena bersama seseorang yang selalu mendampingiku di kala suka maupun duka, ya dialah istriku tersayang yang belum lama ini menikah denganku.

Rumah kontrakanku tidaklah besar tapi cukup nyaman untuk ditempati. Di halaman depan terdapat pepohonan yang cukup untuk membuat rumah terlihat menjadi sejuk. Di bagian dalam rumah terdapat 3 kamar yang terdiri dari kamar tidur, kamar ibadah (kamar yang aku ‘sulap’ menjadi mushalla), dan yang terakhir kamar tempat menyimpan barang-barang alias gudang.

“Ya Allah anugerahilah rumah kami dengan keberkahan-Mu, karuniakanlah rumah kami dengan kenyamanan sehingga menjadi tempat bagi kami untuk hidup bersama dalam suka maupun duka, dan jadikanlah rumah kami sebagai tempat bagi kami untuk mencurahkan rasa kasih dan sayang, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran”.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: