Mengenal Sertifikat Elektronik

1 11 2017

Kata-kata sertifikat elektronik atau yang umumnya juga dikenal dengan sebutan sertifikat digital (digital certificate) masih terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat. Ada yang memaknainya dengan sertifikat tanah atau sertifikat yang biasanya didapat setelah pelaksanaan mengikuti training dalam bentuk softcopy (di-scan), bahkan ada yang mengira bahwa sertifikat elektronik berkaitan dengan barang-barang elektronik yang disertifikasi. Memang pemaknaan seperti itu tidak sepenuhnya disalahkan karena dari kosa katanya, kata ‘sertifikat elektronik’ dapat memunculkan penafsiran yang beragam. Lalu apa sebenarnya yang di maksud dengan sertifikat elektronik ?

Mari kita simak lebih dalam..

Di era yang serba digital saat ini banyak hal dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi karena dinilai lebih praktis dan efisien meskipun faktor keamanan sering terabaikan. Proses bisnis organisasi yang semula menggunakan ‘paper and pencil’ kini telah mengalami proses digitalisasi atau berbasis elektronik. Seperti proses penandatanganan dokumen yang dilakukan pada dokumen fisik (hard copy), kini sudah dapat dilakukan melalui dokumen elektronik (soft copy) dengan menggunakan tanda tangan elektronik atau tanda tangan digital (digital signature). Lalu bagaimana dengan autentikasi dan validasi dari hasil digitalisasi tersebut ?, tentunya tetap harus ada sebuah bukti identitas yang digunakan untuk menjamin keutuhan dan keaslian hasil digitalisasi tersebut. Nah, jika kita mengenal KTP, SIM, atau Paspor yang digunakan sebagai bukti identitas secara fisik, maka sebagai bukti identitas diri pada ranah digital atau media online dikenal dengan nama ‘sertifikat elektronik’.

Read the rest of this entry »

Advertisements




Mendapat Hadiah Buku dari Sang Penulis

12 08 2014

bayu gawtama

Bayu Gawtama dan Buku

Bayu Gawtama atau biasa disapa dengan panggilan Mas ‘Gaw’ merupakan seorang penulis buku sekaligus seorang aktivis sosial. Ya, begitulah yang saya ketahui dari sosok Mas Gaw. Pertama kali saya kenal Mas Gaw adalah saat saya membeli sebuah buku dengan judul ‘Berhenti Sejenak’ yang isinya sungguh memberikan insiprasi dalam hidup saya tentang bagaimana menyikapi hidup dan menjalani kehidupan.

Sayang, buku itu sekarang sudah berpindah tangan ke teman sekolah saya. Saya meminjamkan buku tersebut namun sampai detik ini buku itu ‘tak kunjung datang kembali padahal saya ingin membacanya lagi. Saya pun mengikhlaskan buku itu berpindah tangan, semoga nilai-nilai kebaikan dalam buku itu juga turut berpindah tangan kepada yang lainnya.

bayu_gawtama

Setelah waktu berjalan cukup lama saya kembali menemukan sebuah buku karya Mas Gaw yang judulnya ’11 Amanah Lelaki’ di toko buku. Woww… buku itu juga membuat saya terperangah. Banyak nilai-nilai kebaikan yang membuat mata saya terbuka lebar untuk belajar menjadi pribadi yang sabar, ikhlas dan selalu berbuat kebaikan kepada siapapun, di manapun dan kapanpun.

Belum lama ini saya bertanya-tanya dalam hati, “kapan ya Mas Gaw bikin dan terbitin buku lagi ?”. Ternyata tidak lama Mas Gaw di akun Facebooknya announcing akan terbit buku terbarunya. Saya coba SKSD ke Mas Gaw dengan chat via Facebook. Mas Gaw sangat responsif saat chatting dengan saya hingga akhirnya saya katanya ingin dikirimkan buku terbarunya tersebut. Tapi, dalam hati saya berguman “ah.. bercanda nih Mas Gaw masa iya mau kirimin buku ke saya”.

Mimpi yang terbeli

Hingga akhirnya saya tiba di kantor pagi tadi mendapat kiriman sebuah paket dengan sampul cokelat, dan setelah saya lihat pengirimnya ternyata Bayu Gawtama. Nah lho.. jangan-jangan ini buku yang pernah dijanjikan ketika chatting di Facebook ? hee.. sotoy :-).

Ternyata benar, isinya adalah sebuah buku terbaru Karya Bayu Gawtama yang berjudul ‘Ya, Saya Bisa Merasakannya’. Mimpi saya seperti terbeli dengan kedatangan kiriman buku yang dijanjikan Mas Gaw. Buku ini juga seperti pengganti buku yang saya pinjamkan kepada teman saya yang tidak kembali, Allah menggantinya dengan sebuah buku dari Sang Penulis langsung diserti tanda tangan pula, Alhamdulillah…

Saya mengucapkan Alhamdulillah karena Allah yang mengatur segalanya sedemikian rupa hingga saya mendapatkan sebuah keajaiban. Untuk Mas Gaw saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga tinta yang tertuang, waktu yang tersita dan tenaga yang terkuras di balas dengan pahala yang berlipat ganda, serta tulisannya bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Ini dia penampakan bukunya..

sampul

cover

sign

content

~irm.





Kelahiran Anak Ketiga Melalui Lotus Birth

26 02 2013

Beberapa pekan yang lalu, tepatnya hari Selasa, 12 Pebruari 2012 pukul 05.30 WIB istri saya melahirkan seorang bayi perempuan yang menjadi anak ketiga saya dengan nama Fahira Nayla Muhtahar. Alhamdulillah target saya untuk memiliki tiga orang anak terwujud :-). Hmm.. memang awalnya saya menginginkan ada jarak paling tidak 5 tahun dari anak yang satu dan yang lainnya tetapi ternyata Allah berkehendak lain, masing-masing anak saya usianya hanya terpaut kurang lebih 2 tahun.

Berbeda dengan anak pertama yang lahir di Rumah Sakit, anak saya yang kedua dan ketiga sama-sama lahir di bidan, hanya proses kontrol tiap bulan dan USG di RS. Mitra Keluarga Bekasi Barat. Melihat progress kontrol tiap bulan normal dan baik maka saya memutuskan untuk melahirkannya di bidan terdekat saja, tepatnya di Bidan Fitri Yanti Utami yang letaknya di Jl. P. Iran Jaya Raya No. 23. Anak ketiga saya lahir melalui proses persalinan normal dengan berat 3,4Kg dan panjang 47cm. Sebenarnya saya agak khawatir dengan persalinan kali ini karena saat kontraksi menjelang partus istri saya sedang sakit demam, tetapi Alhamdulillah proses persalinannya berjalan lancar.

Lotus Birth

ImageAda yang menarik dalam persalinan anak ketiga saya, setelah sang bayi keluar dari rahim tali pusat dan plasenta tidak langsung diputus melainkan dibiarkan menempel pada bayi hingga terlepas secara alami (2-3 hari), hal ini disebut dengan lotus birth. Jujur saja awalnya saya cukup kaget dengan hal baru ini, betapa tidak tali pusat yang biasanya langsung diputus tetapi ini dibiarkan bersama plasenta selama berjam-jam, tetapi setelah diberikan pemahaman akhirnya saya dan istri mulai mengerti fungsi lotus birth. Selama tidak dilepas, plasenta akan terus menyuplai zat-zat yang terkandung di dalamnya kepada bayi hingga plasenta tersebut kering dan tali pusat putus dengan sendirinya. Seperti diketahui, plasenta merupakan toko darah bagi bayi yang mengandung sel-sel induk, besi, oksigen, hormon dan enzim. Untuk mengetahui lebih banyak tentang lotus birth silakan klik disini.

Finally, selamat hadir di dunia anakku sayang, semoga dirimu menjadi wanita shalihah dan tangguh dalam menjalani perjalanan kehidupan, i love you my sweet baby..





Selamat Jalan K.H. Zainuddin MZ

8 07 2011

Ketika mendapat informasi bahwa K.H. Zainuddin MZ meninggal dunia saya spontan terdiam seakan tidak percaya dengan kabar tersebut. Saya segera mencari kebenarannya melalui situs berita di internet dan ternyata benar, beliau meninggal karena sakit. Semakin berkurang saja ilmu agama di negeri ini, ya beliau merupakan salah satu da’i dengan kapasitas ilmu yang mumpuni. Bila beliau menyampaikan ceramahnya yang  datang bukan puluhan orang tetapi bisa mencapai ribuan orang.

Saya ingat ketika saya masih kecil beliau pernah memberikan ceramah di lapangan dekat rumah. Dengan gaya yang khas dan kata-kata penuh makna mengalir deras dari lisan beliau seolah menyihir semua orang yang menyaksikan ‘atraksi’ beliau di atas panggung. Sekali-kali beliau menyentil dan menasihati dengan kata-kata, kadang pula memberikan humor segar yang membuat semua orang tersenyum ceria, bethulll ???, memang begitu gaya beliau bahwa menyampaikan tausiyah tidak harus kaku tetapi dengan santun dan kata-kata yang mudah dicerna oleh orang awam sekalipun.

Semoga terlahir kembali manusia-manusia seperi K.H Zainuddin MZ yang mampu menyinari kegelapan dan menghibur hati-hati yang gulana. Selamat jalan Ustadz semoga amal ibadahmu diterima dan dirimu ditempatkan di syurgaNya. Amin





Saya Direkrut Jaringan NII

26 04 2011

Akhir-akhir ini sedang marak berita tentang orang hilang yang diduga menjadi korban doktrinasi NII atau yang populer disebut ‘N Sebelas’. Kebanyakan adalah anak muda atau seseorang yang labil sehingga mudah didoktrin.  Sebenarnya saya pun pernah mengalami hal serupa, mendapat doktrin-doktrin dari orang yang baru saya kenal yang saya duga orang tersebut berasal dari kelompok NII.

Proses Perekrutan

Saat itu, sekitar tahun 2002 saya menikmati libur panjang setelah lulus dari SMA untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Suatu hari saya diundang teman-teman saya yang tergabung dalam Alumni Forum Pelajar Muslim se-Bekasi (FPMB) di Masjid Islamic Center Bekasi untuk sekedar silaturahim dan membicarakan organisasi. Saya menunggu kehadiran teman-teman yang lain di pelataran Masjid. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menggunakan pakaian casual, celana jeans dan bertopi mengampiri saya serta berbincang-bincang tentang Islam dengan gaya yang cukup ramah. Meskipun secara fisik orang tersebut tidak menunjukkan perfomance sebagai seorang Ustadz tetapi gaya bicaranya amat fasih, sesekali ia mengeluarkan ayat-ayat dalam Al-Qur’an dan menyitir hadits. Saya pun cukup larut dalam alur pembicaraan yang disampaikannya karena memang ia terlihat sangat menguasai topik perbincangan sehingga sepertinya saya masuk ke dalam ‘perangkap’ kata-kata yang sangat persuasif tersebut. Tidak lama kemudian teman-teman saya mulai berdatangan untuk memulai acara silaturahim dan laki-laki tersebut juga pamit dengan saling bertukar nomor telepon dan ia mengajak saya agar berkunjung ke rumahnya untuk sekedar silaturahim.

Keesokan harinya saya mendapat telepon dari orang yang tidak saya kenal, dan ternyata orang tersebut adalah laki-laki yang bertemu saya di pelataran Masjid kemarin yang mengaku bernama Tanto. Ia mengajak saya untuk main kerumahnya hari itu, kebetulan saya pun tidak memiliki agenda sehingga saya bersedia untuk pergi ke rumahnya di sekitar daerah Jatibening, Bekasi Barat.

Pagi itu saya langsung bersiap-siap untuk berangkat dari rumah menuju Jatibening dengan menggunakan sepeda motor. Saya janjian dengan Mas Tanto di traffic light Sumber Artha. Setelah bertemu di traffic light saya langsung menuju rumahnya yang ternyata hanyalah sebuah rumah kontrakan di sebuah gang sempit.

Doktrin pun dimulai

Setibanya di rumah, saya dipersilakan masuk dan duduk (lesehan) di atas selembar tikar yang telah digelar. Lalu, tidak lama kemudian saya pun disuguhkan minum dari balik tirai/bilik oleh seorang wanita yang saya duga itu adalah istri dari Mas Tanto. Tidak lama berselang saya langsung diberikan semacam pelajaran seputar Islam melalui media whiteboard yang telah disiapkan dan sebuah Al-Qur’an. Disinilah inti dari doktrinasi dimulai, dengan menggunakan potongan-potongan ayat Al-Qur’an Mas Tanto memberikan saya sebuah keyakinan baru tentang ajaran Islam terutama yang saya ingat adalah tentang kedudukan negara Republik Indonesia bagi seorang muslim. Baginya, jika kita tinggal di Indonesia tidaklah diwajibkan menjalankan ibadah shalat karena Indonesia bukanlah negara Islam sehingga perlu mewujudkan negara Islam terlebih dahulu. Benar saja ketika adzan dzuhur berkumandang bukan pergi ke Masjid untuk shalat dzhur berjamaah justru mereka membiarkan suara adzan berlalu begitu saja, padahal saya sudah mengajak mereka untuk shalat berjamaah di Masjid tetapi mereka bilang tidak perlu ke Masjid cukup di rumah saja (bahkan tidak shalat pun bukan menjadi masalah bagi mereka). Disamping itu, saya juga diminta untuk memberikan sejumlah biaya sebagai shadaqoh yang sebenarnya untuk mendukung gerakan mereka. Inilah yang menjadi permasalahan karena seseorang akan mendapatkan uang untuk shadaqoh melalui berbagai macam cara meskipun harus mencuri dan menjual barang-barang berharga yang ada di rumah.

Kejanggalan dan keanehan itu tentu membuat saya mengerutkan dahi. Untung saja sebelumnya saya sudah pernah mempelajari tentang aliran-aliran sesat yang ada di Indonesia melalui sebuah buku karangan Hartono Ahmad Jaiz serta melalui diskusi dengan teman-teman di Rohani Islam ketika sekolah dulu sehingga doktrin-doktrin yang mereka sampaikan hanya masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri 🙂 .

Waktu pun semakin siang dan saya harus kembali pulang ke rumah. Ketika saya hendak pulang saya ditahan untuk tidak pulang terlebih dahulu karena akan ada teman Mas Tanto yang akan datang yang akan memberikan saya pelajaran tentang Islam lagi. Tidak lama kemudian datanglah seorang laki-laki kurus memakai kemeja lengan pendek yang juga memberikan doktrinasi kepada saya sehingga saya tidak dapat pulang. Saya semakin tidak nyaman saat itu dan saya kembali mengajukan diri untuk pulang. Tetapi sebelum pulang mereka menitipkan sebuah pesan pada saya, “kapan-kapan kalau mau belajar tentang Islam lebih dalam lagi nanti saya akan ajak ke markas besar” tutur Mas Tanto. Hah, markas besar apaan tuh maksudnya ?

Akhirnya saya pulang membawa tanda tanya besar, dan ketika saya menceritakan hal ini kepada seorang Ustadz, ia mengatakan bahwa mereka adalah jaringan NII atau N Sebelas yang berusaha merekrut orang-orang khususnya anak-anak muda yang memiliki idealisme serta masih labil untuk diajak masuk kedalam kelompoknya melalui pencucian otak atau doktrinasi.

Masya Allah, ternyata benar dugaan saya bahwa mereka adalah jaringan NII yang disebut-sebut sebagai aliran sesat. Untunglah apa yang mereka katakan tidak saya telan mentah-mentah karena saya telah memiliki amunisi ilmu tentang jaringan tersebut sebelumnya. Hampir setiap hari saya kembali ditelepon untuk datang lagi ke rumah mereka tetapi saya selalu beralasan tidak bisa hingga akhirnya mereka bosan dan tidak lagi-lagi menelepon saya.*





Lahirnya Anak Kedua

25 04 2011

Tanpa terasa saya sudah memiliki dua orang anak, anak kedua saya lahir pada 23 Maret 2011 yang lalu yang diberi nama “Fathiya Jasmine Muhtahar”. Alhamdulillah Allah memberikan seorang anak perempuan sehingga lengkap sudah rumah tangga saya dengan kehadiran sepasang ganda campuran yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Berbeda dengan abangnya yang lahir di Rumah Sakit, anak kedua saya lahir di Bidan karena saya pikir selama kontrol USG di Rumah Sakit tidak ada masalah dengan kandungan istri saya sehingga saya memutuskan untuk menjalani proses melahirkan di Bidan terdekat. Lumayan bisa menghemat dana juga 🙂

Jika melahirkan di Rumah Sakit dengan proses persalinan normal bisa sekitar 4 juta-an, di Bidan  hanya mengeluarkan dana 800 ribu rupiah saja dan itu sudah include biaya persalinan, perawatan selama 3 hari, makan, persalinan, jasa tindik, sunat dan biaya pembuatan akta kelahiran. Sedangkan kalau di Rumah Sakit 4 juta hanya biaya persalinan dan perawatan saja belum termasuk jasa lainnya.

Semoga anak kedua saya mampu menjadi anak shalehah yang dapat menjaga kehormatan diri dan keluarga, taat kepada Allah dan RasulNya, berbakti kepada kedua orang tua dan bermanfaat di hidupnya. Amin





Menyandi File dengan EncryptOnClick

3 03 2011

Sesuai janji saya pada tulisan sebelumnya yang berjudul “Sandi, Benteng Pengamanan Data” untuk berbagi informasi tentang aplikasi software penyandian data/file pada komputer dengan menggunakan software penyandian, maka pada tulisan ini saya akan menepati janji saya tersebut. Software yang akan saya gunakan bernama encryptonclick yang dapat diperoleh secara gratis di internet (open source). Adapun kelebihan software ini antara lain :

  • Metode penyandian (enkripsi) dan membukanya (dekripsi) yang digunakan cukup aman karena berbasis AES 256-bit;
  • Ukuran file yang telah ter-enkripsi relatif kecil karena file telah dicompress saat melakukan enripsi;
  • Password yang digunakan sebagai kunci (key) sangat terjaga kerahasiaannya;
  • Dapat digunakan untuk menyandi file atau folder yang berisi banyak file. File yang disandi dapat berupa Ms.Word, Excel, PDF, image, dan beragam ekstensi file lainnya;
  • Penggunaannya sangat mudah (user friendly) sehingga siapapun dapat menggunakannya, hanya tinggal memasukkan password sebagai kunci untuk proses penyandian dan membukanya;
  • Dapat digunakan pada media storage seperti flashdisk.

Oke, langsung saja kita aplikasikan software tersebut :

1. Unggah terlebih dahulu software encryptonclick, klik disini
2. Install software tersebut ke dalam komputer, klik ‘run’ :

Gambar.1

3. Setelah itu akan muncul tampilan di bawah ini (gambar.2) yang artinya kita sudah dapat melakukan proses penyandian file atau folder :

Gambar.2

Read the rest of this entry »